5 Fakta Sidang Perdana Daycare Little Aresha Yogyakarta: Kejahatan Terungkap, Beri Makanan Sisa Sampai saat ini Dimasukkan ke Kolam : Okezone Women

Sidang perdana di Daycare Little Aresha Yogyakarta. (Foto: PN Yogyakarta)

KASUS dugaan Tindak Kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki persidangan. Sidang perdana pun digelar di Lembaga Peradilan Negeri Yogyakarta pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam sidang tersebut, jaksa penuntut umum mengungkap Sebanyaknya dugaan perlakuan terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut. Sebanyak 11 pengasuh menjadi terdakwa dalam perkara dugaan Tindak Kekerasan, Disebut juga FN (30), NF (26), LIS (34), EN (26), SRM (54), DR (32), HP (47), ZA (30), SRJ (50), DO (31), dan DM (28).

Sederet fakta baru pun terungkap. Bahkan, terungkap Bahkan kejahatan keji yang dilakukan pihak Daycare Little Aresha Yogyakarta kepada anak-anak yang berada di sana.

1. Diduga Diikat dan Dibedong

Jaksa menyebut anak-anak yang dititipkan di Little Aresha diduga kerap diikat atau dibedong. Hal ini dilakukan Supaya bisa anak-anak tidak banyak bergerak.

Menurut jaksa, para pengasuh bekerja secara bergantian di Sebanyaknya kelas dan mendapat arahan dari pihak yang bertanggung jawab atas pengawasan mereka. Manakala ada pengasuh yang tidak mengikat atau membedong anak, mereka disebut Akan segera mendapat teguran. Jaksa menyebut praktik itu tidak hanya dilakukan terhadap anak berusia dua tahun ke atas.

2. Diduga Dikurung di Ruangan Sempit

Selain dugaan pengikatan, jaksa mengungkap adanya anak-anak yang ditempatkan di ruangan kosong Supaya bisa tidak berlarian. Ruangan tersebut disebut dalam kondisi gelap dan memiliki kapasitas yang jauh lebih kecil dibanding jumlah anak yang berada di dalamnya.

Jaksa menyebut ruangan yang seharusnya digunakan untuk sekitar empat Sampai saat ini lima orang pernah ditempati Sampai saat ini 17 anak! Kondisi tersebut disebut membuat anak-anak berdesak-desakan dan tidak mendapatkan ventilasi serta pendingin udara yang memadai.

3. Diduga Diberi Makanan Sisa

Fakta lain yang disampaikan jaksa berkaitan dengan makanan. Menurut dakwaan, makanan anak yang tidak habis tidak langsung dibuang.

Makanan itu dikumpulkan kembali oleh pengasuh. Kemudian, makanan diolah menjadi bubur untuk diberikan kepada anak-anak. Dengan demikian, anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut diduga tidak Setiap Saat mendapatkan makanan sebagaimana layanan yang seharusnya diberikan.

 

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version