Berapa Banyak Cadangan Minyak Venezuela yang Ingin Dikuasai Trump?


Jakarta, CNN Indonesia

Venezuela menjadi sorotan dunia usai Amerika Serikat menggempur Ibu Kota Caracas dan menangkap Kepala Negara Nicolas Maduro beserta istrinya Cilia Flores.

Tak lama usai mengumumkan penangkapan Maduro, Trump menyebut AS Berencana menguasai minyak Venezuela.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Perusahaan-perusahaan minyak dan gas Amerika Serikat kami, yang terbesar di manapun di dunia ini, Berencana masuk (ke Venezuela) untuk mengeluarkan Penanaman Modal miliaran Mata Uang Amerika, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, infrastruktur minyak,” ujar Trump saat konferensi pers pada Sabtu (3/1).

Lalu, berapa banyak cadangan minyak Venezuela?

Venezuela punya cadangan minyak lebih banyak dari Arab Saudi dan Iran. Jumlah minyak di negara tetangga AS ini terbesar di dunia dengan 303 miliar barel atau sekitar 17 persen dari cadangan minyak dunia pada 2023.

Arab Saudi berada di peringkat kedua dengan 267,2 miliar barel, diikuti Iran dengan 208,6 miliar barel dan Kanada dengan 163,6 miliar barel. Secara Pada saat yang sama, keempat negara ini menyumbang lebih dari setengah cadangan minyak global, demikian dikutip Al Jazeera.

Sebagai perbandingan, Amerika Serikat punya sekitar 55 miliar barel. Jumlah ini menempatkan mereka di peringkat kesembilan secara global. Ini artinya cadangan minyak Venezuela lebih banyak lima kali lipat dibanding AS.

Cadangan minyak Venezuela sebagian besar terkonsentrasi di Orinoco Belt, wilayah di bagian timur negara ini.

Orinoco Belt menyimpan minyak mentah ekstra berat, yang sangat kental dan padat, sehingga jauh lebih sulit dan mahal untuk diekstraksi daripada minyak mentah konvensional.

Memproduksi minyak dari wilayah Orinoco, membutuhkan teknik canggih, seperti injeksi uap dan pencampuran dengan minyak mentah yang lebih ringan Supaya bisa bisa dipasarkan.

Karena kepadatan dan kandungan sulfurnya, minyak mentah ekstra berat biasanya dijual dengan harga lebih Ekonomis dibanding minyak mentah yang lebih ringan dan lebih manis.

Produksi minyak Venezuela didominasi perusahaan milik negara Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) yang mengendalikan sebagian besar operasi di Orinoco.

Secara historis, PDVSA menghadapi berbagai tantangan, termasuk infrastruktur yang Sebelumnya tua, kurang Penanaman Modal, salah urus, dan dampak Hukuman internasional. Situasi ini membatasi kemampuan Venezuela untuk sepenuhnya memanfaatkan cadangan minyak mereka yang begitu besar.

(isa/rds)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version