Jakarta, CNN Indonesia —
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyampaikan apresiasi atas langkah Danone Indonesia Mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (Usaha Kecil Menengah) mendapatkan sertifikasi halal yang memiliki banyak keuntungan. BPJPH menargetkan 3 juta Usaha Kecil Menengah memiliki sertifikasi halal pada 2025.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan, para pelaku usaha Usaha Kecil Menengah Sampai sekarang skala besar Harus memiliki sertifikat halal, yang Sekarang bukan lagi merupakan syarat edar barang, melainkan menjadi Kebiasaan modern dan Pola Hidup.
“Langkah ini Harus dicontoh oleh perusahaan lain. Danone tidak hanya Menyajikan pendampingan tetapi Bahkan permodalan,” kata Babe Haikal, sapaan Ahmad Haikal Hasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamar Dagang Indonesia (Kadin) sebelumnya mencatatkan bahwa dari 66 juta pelaku usaha di semua skala, baru sekitar 2,3 juta atau sekira 3 persen yang besertifikasi halal. Babe Haikal menyatakan, halal dan thayib (baik) dapat Mengoptimalkan daya saing produk di dunia internasional. Pada Pada saat ini, Indonesia kalah dari China sebagai produsen produk halal terbesar di dunia.
Ia berharap, semakin banyak pengusaha mendaftarkan produk untuk mendapatkan sertifikasi halal. Menurut Babe Haikal, hal ini sekaligus Mendukung target perkembangan ekonomi pemerintah sebesar delapan persen.
“Bayangkan dengan kepatuhan 3 persen saja kita diperingkat delapan dunia, apalagi kalau persentase sertifikasi halal naik, Niscaya kita Berniat naik lagi peringkat dunia,” katanya.
Babe Haikal menekankan, sertifikasi halal tidak hanya bermanfaat untuk konsumen muslim, tetapi masyarakat secara umum.
“Jadi halal bukan untuk muslim saja tetapi untuk semua,” kata Babe Haikal.
Sebelumnya, dalam kunjungan ke pabrik Aqua di Mekarsari, Jabar, Babe Haikal mengakui konsistensi Aqua Mendukung Usaha Kecil Menengah dan mengalirkan kebaikan bagi Indonesia. Dirinya melihat, Aqua Setiap Waktu taat kehalalan.
“Merek dengan logo halal tentunya baik untuk dikonsumsi dan masyarakat tidak Harus ragu,” ujarnya.
VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menambahkan, sertifikasi Berniat Menyajikan kenyamanan dan kepastian hukum kepada setiap konsumen dari produk yang dibeli.
Adapun Danone Indonesia Pada Pada saat ini berhasil Mendukung sekitar 8 ribu Usaha Usaha Kecil Menengah mendapatkan sertifikasi halal, menjadi langkah Danone Indonesia Menyajikan manfaat dan kebaikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Jadi bagaimana kami Mendukung sertifikasi itu selain halal tapi Bahkan thayib. Makanya kami tidak hanya fokus menjual produk yang halal dan baik tetapi Bahkan Menyajikan kebaikan itu kepada masyarakat,” kata Vera.
(Foto: dok Aqua)
|
Vera menegaskan, komitmen Aqua terkait kehalalan tidak hanya di pabrik dan produk sendiri, tetapi Bahkan bersama lingkungan dan seluruh mitra Danone di Indonesia. Aqua ingin maju bersama masyarakat sambil menumbuhkan komunitas halal di sekitar wilayah operasional pabrik.
“Karena kalau halalnya maju, maka pertumbuhan ekonominya Bahkan baik,” kata Vera.
Ketua Usaha Kecil Menengah Sagala di Kabupaten Sukabumi, Jabar, Ikamiawati Drajat mengaku bahwa pencantuman label halal pada kemasan produk Memperjelas pasar pelaku Usaha Kecil Menengah setempat, bahkan sampai ke luar daerah Sukabumi. Mereka pun berhasil Mengoptimalkan omzet sampai 70 persen.
Selain masuk ke toko oleh-oleh dan minimarket yang mensyaratkan label halal, produk-produk Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sukabumi pun kerap ikut dalam berbagai pameran, termasuk yang diselenggarakan oleh kementerian.
Ikamiawati mengungkapkan, para Usaha Kecil Menengah setempat menerima pendampingan dari Danone AQUA Mekarsari Sukabumi yang Mendukung mendapatkan label halal ini secara gratis, serta Supaya bisa lulus kurasi ke minimarket-minimarket.
“Aqua sangat ketat dengan masalah hygienis dan kualitas produk. Mereka sangat menuntut para pelaku Usaha Kecil Menengah untuk melakukannya. Untuk memasukkan produk ke kemasan saja, kita diwajibkan menggunakan sarung tangan. Itulah yang membuat produk-produk kami Bahkan sangat dipercaya sehingga Mempercepat kami untuk masuk ke mana-mana termasuk Bandara,” kata Ikamiawati.
Pelaku Usaha Kecil Menengah lainnya, Wennie Aprianie, menyatakan bahwa sebelum memiliki label halal, dirinya kesulitan Memperjelas pemasaran. Ia menegaskan, label halal dari bantuan Aqua berperan besar terhadap perkembangan bisnisnya.
Selain Mendukung legalitas halal, Aqua Mekarsari Bahkan Menyajikan bantuan peralatan operasional dan melakukan pembinaan. Aqua Bahkan kerap memperkenalkan produk-produk Wennie di setiap acara maupun kepada tamu pabrik. Hasilnya, Wennie mencatatkan peningkatan omzet yang drastis dengan produknya yang dipasarkan ke Jawa dan Kalimantan.
“Alhamdulillah, dengan adanya pembinaan dari AQUA Mekarsari ini dan fasilitas program yang banyak, termasuk saya mendapat bantuan peralatan produksi, usaha saya bisa berkembang. Apalagi, AQUA Bahkan sangat peduli terhadap kualitas produk dan kemasan yang saya gunakan,” katanya.
Hasilnya, Wennie mencatatkan peningkatan omzet yang drastis dengan produknya yang dipasarkan ke Jawa dan Kalimantan. Berhasil yang sama Bahkan dialami pelaku Usaha Kecil Menengah, Iis Aisa yang tak menduga bahwa bisnisnya Berniat berkembang pesat usai mendapatkan label halal.
![]() |
Menurutnya, konsumen jadi lebih percaya terhadap produk-produk Iis. Terlebih, Aqua ikut membantunya dalam penggunaan kemasan yang baik dan Unggul. Pada Pada saat ini, ketujuh produk Iis bisa meraup omzet mencapai Rp10 juta per bulan, dari sebelumnya Rp500 ribu.
“Ini Bahkan membuat produk-produk saya bisa lebih mudah masuk ke minimarket-minimarket dan ke dinas-dinas pemerintah. Aqua Bahkan sering menggunakan produk kita kalau ada tamu-tamunya yang berkunjung,” ujar Iis.
Pelaku usaha selanjutnya, Ati Suheni, merasakan perubahan positif serupa setelah memperoleh label halal ini. Dari 10 produk, Pada Pada saat ini omzetnya naik sampai 50 persen. Sebelum memiliki label halal, Ati mengaku tidak Self-Esteem untuk berjualan.
“Tapi, setelah ada label halal, saya mulai Self-Esteem untuk memasarkan kemana-mana dari sebelumnya hanya di lingkungan rumah saja. Apalagi dibantu AQUA Supaya bisa bisa memenuhi kurasi untuk masuk ke minimarket, termasuk bantuan ala-alat kerja dan packaging,” kata Ati.
Sekarang, dengan bantuan Aqua, produk-produk Usaha Kecil Menengah Ati Pernah merambah Sampai sekarang ke Pulau Jawa dan luar Jawa serta ke minimarket-minimarket.
“Setiap ada acara, AQUA Bahkan menjamu tamu-tamunya dengan produk-produk Usaha Kecil Menengah kita. Saya dari nol didampingi untuk label halal ini sehingga sangat Mendukung dalam mengembangkan pemasarannya,” pungkas Ati.
(rea/rir)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA