Geely Tantang BYD dengan Pengisi Daya Baterai 2.250 kW hanya 4,5 Menit

loading…

Geely Tantang BYD dengan Pengisi Daya Baterai 2.250 kW. Foto/ CNC

BEIJING – Geely Auto Sebelumnya memperkenalkan teknologi “Geely Smart Charge” yang Menyediakan daya puncak Sampai saat ini 2.250 kW (atau 2,25 MW) melalui satu konektor pengisian daya, di tengah persaingan teknologi pengisian daya Simpel Motor Listrik (EV) yang semakin ketat di China.

Teknologi ini memanfaatkan model AI manajemen energi “Xingrui PowerMind” untuk mengatur pengisian daya dan suhu baterai, serta memiliki tiga fungsi utama: Extreme Charge, Smart Charge, dan Auto Charge.

Menurut laporan CarNewsChina tertanggal 23 September 2026, Geely mengklaim bahwa kemampuan daya puncak melalui satu konektor ini mencetak Catatan Unggul industri baru.

Sistem ini menggunakan algoritma prediksi termal yang mampu mengantisipasi fluktuasi suhu baterai 30 detik sebelumnya.

Data ini digunakan untuk menyesuaikan daya pengisian secara dinamis, dengan tujuan menjaga suhu rata-rata baterai di bawah 55 derajat Celsius dan suhu puncak di bawah 65 derajat Celsius.

Sesuai aturan data pengujian dari China Automotive Technology and Research Centre (CATARC) yang dikutip dalam laporan tersebut, sebuah Lynk & Co 10 yang dilengkapi teknologi ini mencatat daya pengisian puncak sebesar 1.093 kW.

Selama proses pengisian daya dari 10 Sampai saat ini 97 persen, suhu baterai tetap berada di bawah 55 derajat Celsius selama 57 persen dari total durasi pengisian. Suhu maksimum yang tercatat Merupakan 64 derajat Celsius.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA