Jakarta, CNN Indonesia —
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (13/1).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan indeks saham masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan dalam waktu dekat.
Secara teknikal, ia menilai IHSG berada pada fase awal penguatan lanjutan, sehingga masih berpeluang menguji area 9.032 Sampai saat ini 9.100.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Posisi IHSG Di waktu ini diperkirakan berada di awal wave iii dari wave (v) dari wave [iii], sehingga peluang penguatan masih terbuka,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.839, 8.764 dan resistance 8.908, 8.996 hari ini. Ia pun merekomendasikan Sebanyaknya saham, Dikenal sebagai ASII, HRUM, INKP, dan UNVR.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham sempat melemah cukup dalam pada perdagangan kemarin sebelum Pada akhirnya berbalik menguat.
Indeks sempat turun Sampai saat ini menyentuh level penopang di 8.714, Justru ia menilai tekanan masih berpotensi berlanjut selama IHSG belum mampu kembali menembus level 8.973.
“IHSG masih cenderung bergerak bearish Sampai saat ini mampu menembus di atas 8.973,” ujar Ivan.
Ia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.714, 8.588, dan 8.493 dan resistance 8.973, 9.052, 9.123 dan 9.169 hari ini. Ivan pun merekomendasikan Sebanyaknya saham, Dikenal sebagai AMRT, ICBP, INCO, ISAT, dan MBMA.
IHSG ditutup di level 8.884 pada Senin (12/1) sore. Indeks saham melemah 52,03 Skor atau minus 0,58 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp39,98 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 74,37 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 279 saham menguat, 435 terkoreksi, dan 97 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan Penanaman Modal sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/pta)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











