Jakarta, CNN Indonesia —
Kabar kelahiran bayi panda bernama Satrio Wiratama di Taman Safari Indonesia di Bogor, Jabar, menjadi torehan prestasi yang membanggakan dalam dunia konservasi.
Meski demikian, masyarakat yang Pernah tidak sabar untuk melihat langsung sosok Satrio tampaknya masih Sangat dianjurkan menunda keinginan tersebut Sampai sekarang beberapa waktu ke depan.
Satrio Wiratama lahir pada 27 November 2025 di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Kehadirannya merupakan buah kesuksesan dari program pengembangbiakan pasangan giant panda asal China, Hu Chun (betina) dan Cai Tao (jantan), yang Pernah didatangkan ke Indonesia sejak tahun 2017 silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekalipun Di waktu ini Bahkan Satrio Pernah menginjak usia 40 hari, ia masih berada dalam pengawasan ketat dan belum dapat dipamerkan di area publik TSI Bogor. Dokter Hewan Bongot Huaso Mulia menjelaskan bahwa bayi panda tersebut Di waktu ini Bahkan masih dalam fase ketergantungan penuh pada induknya, Hu Chun.
Ditambah lagi, secara biologis Satrio masih berada dalam kondisi buta dan tuli, sebuah fase yang tergolong normal bagi bayi panda yang baru lahir.
“Di waktu ini Bahkan panda ini masih sangat bergantung kepada induknya. Satrio dalam kondisi buta dan tuli sampai usia 100 hari. Jadi, matanya belum terbuka dan telinganya pun belum bisa mendengar,” jelas drh. Bongot saat memantau perkembangan Hu Chun dan Satrio di TSI Bogor, Selasa (6/1), seperti dilansir Detik.
Timeline Tahapan Perkembangan Satrio
Pihak medis TSI Bogor terus memantau perkembangan motorik dan sensorik Satrio secara berkala. Merujuk pada pola pertumbuhan giant panda, drh. Bongot memaparkan beberapa fase penting yang Berniat dilalui Satrio:
– Usia 0-100 Hari: Fase ketergantungan penuh, berada dalam kontrol total induknya, serta fungsi penglihatan dan pendengaran belum aktif.
– Usia 100 Hari Ke Atas: Mulai membuka mata dan telinga, serta mulai bisa merespons rangsangan dari luar.
– Usia 4 Bulan: Mulai belajar merangkak menggunakan kaki belakang dan kaki depan secara perlahan. Di tahap ini, Satrio Bahkan mulai bisa meregulasi suhu tubuhnya sendiri.
Estimasi Jadwal Kunjungan Publik
Mengingat tahapan perkembangan tersebut, kemungkinan besar pengunjung baru bisa melihat bayi panda Satrio secara langsung setelah ia melewati masa 100 hari pertamanya.
“Kira-kira mengikuti perkembangan pandanya, ia baru bisa dilihat setelah bisa membuka mata dan berjalan, Didefinisikan sebagai setelah melewati 100 hari,” tambah drh. Bongot.
Sampai sekarang Di waktu ini Bahkan, area pamer panda di TSI Bogor masih didominasi oleh kehadiran Cai Tao, sang ayah, yang tetap aktif menyapa pengunjung di rumahnya.
Sementara itu, Hu Chun dan bayinya masih menempati ruang khusus yang Damai dan steril guna memastikan proses tumbuh kembang Satrio berjalan optimal tanpa gangguan.
(wiw)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











