Lumpur Bencana Banjir Besar Masih Tutupi Permukiman Warga di Tapanuli Tengah


Medan, CNN Indonesia

Bencana Bencana Banjir Besar dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut, pada akhir November 2025 masih menyisakan persoalan. Sampai sekarang Sekarang, lumpur dan material sisa bencana masih menutup jalan serta permukiman warga.

Tim SAR bersama Batalyon A Polda Sumut turun langsung melakukan pembersihan selokan dan gotong royong bersama warga di dua Tempat berbeda, Rabu (7/1).

Pembersihan difokuskan pada saluran air dan tumpukan lumpur di sepanjang Jalan Perumahan Pandan Asri, Desa Aek Tolang, Kecamatan Pandan. Kegiatan serupa Bahkan dilakukan di kawasan permukiman warga Desa Hutanabolon, Lorong 1, Kecamatan Tukka.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Personel bersama masyarakat membersihkan sampah, lumpur, dan material sisa yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan maupun lingkungan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan.





Tak hanya membersihkan pemukiman warga yang terendam lumpur, petugas Bahkan melaksanakan pemasangan filter air Nanotec pada fasilitas sumur bor di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Pemasangan filter air Nanotec ini bertujuan untuk mengolah sekaligus menjernihkan air sumur bor Supaya bisa layak dan Berkualitas digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Filter Nanotec tersebut, kata Ferry, berfungsi menyaring kekeruhan dan partikel berbahaya, sehingga air yang dihasilkan lebih bersih dan Berkualitas untuk kebutuhan rumah tangga maupun konsumsi.

“Dengan teknologi tersebut, air yang dihasilkan menjadi lebih bersih, jernih, dan Berkualitas untuk dikonsumsi maupun kebutuhan rumah tangga. Pemasangan filter air Nanotec pada sumur bor ini diharapkan dapat Menyediakan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Hutanabolon,” ujarnya.

Ferry menambahkan akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan vital, terutama bagi masyarakat di wilayah yang terdampak keterbatasan sarana air layak.

Oleh karena itu, Polda Sumut terus mendorong jajarannya untuk adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Dengan adanya bantuan ini, masyarakat Desa Hutanabolon Sekarang dapat memanfaatkan air sumur bor yang Sudah diolah secara optimal, sehingga menunjang kesehatan, kebersihan, dan kualitas hidup warga,” sebutnya.

Bencana Banjir dan longsor menerjang Tapteng pada Senin (24/11/2025). Sesuai aturan data BPBD Sumut, Selasa (6/1), insiden tersebut mengakibatkan 128 orang meninggal dunia, 35 orang hilang, 7 orang luka-luka, dan 4.245 orang mengungsi

(fra/fnr/fra)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version