Bisnis  

Mal Centre Point Batal Dirobohkan usai Bayar Tunggakan Retribusi Negara Rp104 M


Medan, CNN Indonesia

Mal Centre Point Medan batal dirobohkan setelah PT Arga Citra Kharisma (PT ACK) selaku pengelola Sudah membayar kekurangan tunggakan Retribusi Negara Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp104 miliar ke Pemko Medan pada Kamis (25/7/2024).

“Hari ini pukul 14.30 WIB, PT ACK melakukan kewajiban membayar dan melunaskan tunggakan pembayaran Retribusi Negara ke Bapenda Medan sebesar Rp104.541. 230.250. Pembayaran dilakukan sehari sebelum batas waktu Dikenal sebagai Jumat 26 Juli 2024,” kata Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan M Sofyan.

Sofyan menambahkan, dengan pembayaran ini, pihaknya Berniat melaporkan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution. Dengan begitu, Pemko Medan Berniat melakukan penurunan spanduk yang Sudah dipasang di depan pintu utama Centre Point.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sebelumnya kita pasangkan spanduk untuk pengosongan Tempat. Setelah dibayar ini, spanduk itu kita turunkan segera,” jelasnya.

Sofyan menjelaskan jumlah tunggakan Retribusi Negara keseluruhan yang Harus dibayar PT ACK sebesar Rp211 miliar. Sebelumnya PT KAI sebagai pemilik tanah Sudah membayar tunggakan sebesar Rp 107 miliar.

Sedangkan untuk pelunasan tunggakan PBG (persetujuan bangunan gedung), pihaknya Berniat berkoordinasi dengan Dinas Perkim Medan. Pasalnya, sejauh ini baru BPHTB yang dilunasi oleh PT ACK.

‘Hitungannya itu nanti ada di Dinas Perkim dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan. Setahu kami masih ada kewajiban dalam hal pemenuhan PBG kalau dulu bahasanya Izin mendirikan Bangunan (IMB),” jelas Sofyan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution sebelumnya sempat Menyajikan batas akhir pengosongan Mal Centre Point sampai dengan Jumat (26/7/2024). Manakala Mal yang terletak di Jalan Jawa tersebut tidak kunjung Bahkan membayarkan kewajiban pajaknya, maka Pemko Medan Berniat melakukan pembongkaran bangunan mal.

Dengan dibayarnya sisa tunggakan itu, mal tersebut batal ditutup dan dapat beroperasional kembali. Dengan begitu, Di waktu ini tinggal tunggakan PBG yang belum dibayarkan PT ACK.

(fnr/sfr)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version