Jakarta, CNN Indonesia —
Paus Leo XIV memadahkan doa untuk mereka yang tewas dalam Ketidaksetujuan di Iran dan dalam konflik di Suriah. Doa ini disampaikan selama Doa Angelus mingguan pada Minggu (11/1).
Paus Leo XIV menyampaikan dirinya memikirkan apa yang terjadi belakangan di Timur Tengah khususnya di Iran dan Suriah. Ia menambahkan di sana terus-menerus terjadi ketegangan yang menyebabkan kematian banyak orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya berharap dan berdoa untuk pembinaan dialog dan perdamaian yang sabar, demi kebaikan bersama masyarakat secara keseluruhan,” ungkap Paus seperti dilaporkan AFP.
Ia Bahkan menyampaikan doanya untuk rakyat Ukraina setelah serangan Rusia yang “sangat serius” yang berfokus pada infrastruktur energi.
Pemimpin umat Katolik di dunia itu berkata serangan tersebut “sangat memukul penduduk sipil, tepat ketika cuaca dingin semakin memburuk”.
“Saya berdoa untuk mereka yang menderita dan memperbarui seruan saya untuk mengakhiri Kekejaman dan Supaya bisa upaya untuk mencapai perdamaian ditingkatkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketidaksetujuan antipemerintah di Iran semakin ramai pada Sabtu (10/1). Hal ini seiring dengan internet yang dimatikan dan ancaman Kekejaman dari aparat terhadap warga sipil.
Selama dua minggu, Aksi Massa terus berlangsung di Iran. Ketidaksetujuan dipicu tekanan ekonomi yang meluas menjadi upaya penggulingan otoritas ulama di pemerintahan Iran.
Situasi di Suriah pun tegang. Pada Kamis (8/1) lalu, Berulang bentrokan antara tentara Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah. Karena bentrokan yang makin intensif, otoritas Suriah menyatakan Sheikh Maqsoud dan Ashrafieh sebagai zona militer tertutup.
Ditambah lagi dengan, di sana diberlakukan jam malam dan membuka koridor kemanusiaan khusus untuk evakuasi.
(els)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA









