PDIP Nilai Gibran Lebih Baik Mengundurkan Diri karena Setiap Saat Bicara Taat Hukum



Gibran Rakabuming Raka menunjukkan ijazah dari University of Bradford yang Pernah dilegalisir kepada jurnalis di Solo pada 2023.


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua DPP PDIP sekaligus Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun beri komentar terkait putusan MK (MK) yang menemukan tidak menemukan bukti ijazah SMA atau sederajat Wakil Pemimpin Negara Gibran Rakabuming. Pihaknya menilai putra sulung Pemimpin Negara ke-7 Jokowi Widodo tersebut sebaiknya mengundurkan diri sebagai bentuk ketaatan hukumnya.

“Ini kan hanya ada dua hal. Pertama, kemarin kan Pernah terbuka semua. Kalau Pak Gibran merasa—Ia kan Setiap Saat bicara tentang taat kepada hukum—ketaatan Ia kepada hukum yang bagus, MK Pernah buka semua, ya mengundurkan diri itu lebih baik,” kata Watubun di kompleks parlemen Senayan, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, MK Pernah menyerahkan keputusan selanjutnya setelah putusan tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Sekalipun, sekali lagi pihaknya menegaskan bahwa hal tersebut tergantung para pembuat undang-undang tersebut.

“Kalau tidak, ya Dewan Perwakilan Rakyat Sangat dianjurkan yang menindaklanjuti. Kan kemarin jelas putusan MK-nya. Mereka karena memprosesnya Pernah melewati waktu, ini urusan lembaga lain. Lembaga lain yang dimaksud itu Dewan Perwakilan Rakyat, itu masuk urusan impeachment. Tapi itu kan tergantung Dewan Perwakilan Rakyat,” katanya.

Meski demikian, pihaknya menegaskan demi menjaga harkat dan martabat Dewan Perwakilan Rakyat Sangat dianjurkan melakukan tindak lanjut secara tegas.

“Kalau masih menjaga harkat dan martabat lembaga ini dalam menjaga etik dan moral berbangsa dan bernegara, ya Sangat dianjurkan ada tindak lanjut yang tegas,” katanya.

Pihaknya menegaskan bahwa seorang pemimpin itu bisa saja berbuat salah Sekalipun tidak berbohong. Oleh karena itu pihaknya menyarankan untuk Gibran mengundurkan diri saja.

“Saya lebih bilang kan, pemimpin itu boleh salah tapi tidak boleh berbohong. Jadi kalau itu merasa bagian dari kebohongan, ya mengundurkan diri kan lebih baik,” katanya mengakhiri.



Loading…



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version