Jakarta, CNN Indonesia —
Sebuah memo internal yang bocor mengungkapkan Pemimpin Negara Amerika Serikat Donald Trump berencana membubarkan Kementerian Pendidikan melalui perintah eksekutif dalam waktu dekat.
Media lokal Federal News Network menjadi yang pertama melaporkan draf memo tersebut pada Rabu (5/3). Memo yang bocor itu mengungkapkan bahwa “kementerian Dalam proses bersiap memberi tahu para pegawainya bahwa Pemimpin Negara Donald Trump Nanti akan menandatangani perintah eksekutif berjudul ‘Penghapusan Kementerian Pendidikan.’”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Draf memo ini Bahkan mengungkapkan staf Kementerian Pendidikan tengah aktif mempersiapkan pembubaran lembaga tersebut, termasuk merencanakan pemindahan fungsi-fungsinya ke badan federal lain sebelum Trump secara resmi mengeluarkan perintah penghapusan.
Memo tersebut Bahkan menegaskan bahwa janji lama Trump untuk menutup Kementerian Pendidikan Nanti akan segera direalisasikan. Kebocoran memo ini menjadi bukti paling konkret bahwa pemerintahan Trump mempercepat upaya pembubaran kementerian tersebut.
Sejauh ini, dikutip Forbes, Federal News Network Merupakan satu-satunya media yang melaporkan keberadaan memo tersebut. Media ini dikenal memiliki reputasi tinggi dalam hal kredibilitas dan pelaporan faktual, serta dikategorikan sebagai “paling netral” oleh Media Bias Fact Check, sebuah situs yang banyak digunakan untuk menilai bias politik dan akurasi sumber berita.
Draf memo ini Bahkan sejalan dengan laporan-laporan pada awal Februari, di mana berbagai media, termasuk CNN, melaporkan bahwa Trump tengah menyusun perintah eksekutif terkait. Kebocoran memo ini muncul setelah Senat mengesahkan pencalonan Linda McMahon sebagai Menteri Pendidikan yang merupakan pilihan Trump.
Isi memo bocor
Draf memo yang belum ditandatangani ini menyatakan bahwa perintah eksekutif Trump Nanti akan Menyajikan “misi yang jelas dan terakhir” bagi para pegawai Kementerian Pendidikan. Berikut beberapa Skor utama dari memo tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Federal News Network:
Pertama, soal mengidentifikasi fungsi, program, dan kantor dalam kementerian yang tidak diwajibkan oleh undang-undang dan menghapus Skor-Skor yang tidak penting.
Kedua, memo itu menuturkan restrukturisasi ini Nanti akan berdampak pada staf, anggaran, pelaporan, dan aspek lainnya.
Ketiga, Federal News Network Bahkan mencatat bahwa “memo tersebut menyatakan bahwa Trump Sudah menugaskan Kementerian Pendidikan untuk menyusun rencana pemindahan dan penataan ulang fungsinya Supaya bisa dikelola lebih efektif oleh lembaga lain.”
Keempat, perintah eksekutif Trump Nanti akan “mengurangi peran Kementerian dalam pendidikan.”
– “Penghapusan birokrasi seharusnya membebaskan kita, bukan membatasi kita, dalam mencapai tujuan ini. Menghilangkan hambatan administratif dan birokrasi Nanti akan memberi kebebasan lebih besar bagi orang tua dalam menentukan pilihan pendidikan Unggul bagi anak-anak mereka.”
(bac)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA