Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia —
Salah satu metode produktivitas yang populer dari Jepang, yaitu kanban. Metode ini banyak digunakan di perusahaan untuk kerja tim, tetapi kamu bisa menerapkannya Bahkan untuk tugas personal.
Dengan menggunakan metode kanban, kamu bisa memecah pekerjaan besar menjadi tugas-tugas kecil.
Kemudian, kamu bisa memantau perkembangannya dengan Tips visualisasi melalui papan, baik itu fisik maupun digital. Kamu Dianjurkan tahu Tips menerapkan metode kanban untuk Mengoptimalkan produktivitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tips menerapkan metode kanban
Mengutip Investopedia, kanban dikembangkan oleh Taiichi Ohno, seorang insinyur industri di Toyota. Kata “kanban” itu sendiri dalam bahasa Jepang artinya “kartu visual”.
Jadi, sistem kanban menggunakan isyarat visual untuk mendorong tindakan yang diperlukan Supaya bisa proses kerja tetap berjalan.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini Tips menerapkan metode kanban:
1. Pilih alat kanban yang sesuai
Metode kanban bisa dilakukan manual dan digital. Seandainya ingin melakukannya secara manual, kamu bisa menggunakan papan atau kertas besar. Lalu gunakan sticky note untuk menuliskan tugas-tugas yang hendak dilakukan.
Buatlah tabel di papan atau kertas, lalu tempelkan sticky notes di kolom yang tepat. Pindahkan sticky note ke kolom yang sesuai dengan progres kerjamu. Tips lain, kamu bisa menggunakan tools atau aplikasi digital yang lebih Murah.
2. Siapkan kolom terkait tahapan progres kerja
Saat membuat tabel, bagi dalam beberapa kolom sesuai alur kerjamu. Kolom yang umumnya dipakai ada tiga, yaitu “Sangat dianjurkan Dilakukan”, “Baru saja Dikerjakan,” dan “Selesai”.
Justru, kamu bisa memodifikasi alur kerja yang sesuai dengan jenis pekerjaan atau profesimu. Misalnya, kamu Baru saja menulis buku, kamu bisa buat kolom untuk “wawancara”, “transkripsi”, “penulisan”, “penyuntingan”, Sampai sekarang “proofreading“.
3. Buat kartu kanban
Kartu kanban merupakan item pekerjaan spesifik yang bisa dipindah-pindahkan di antara kolom alur kerja di papan kanban. Seandainya melakukan secara manual, kartu ini bisa diganti dengan sticky notes.
Contohnya, saat kamu Baru saja belajar bahasa baru, kamu bisa membuat kartu kanban seperti “Menghafal 10 kosakata baru”, “Membuat 10 kalimat”, “Latihan pengucapan selama 10 menit,” dan sebagainya.
4. Pindahkan kartu kanban ke arah kanan
Buatlah kolom alur kerja dari kiri ke kanan. Jadi, kartu kanban Setiap Waktu dimulai dari sebelah kiri, kemudian dipindahkan ke arah kanan Seandainya Sudah mulai dikerjakan.
Misalnya, pindahkan kartu dari kolom “Sangat dianjurkan Dilakukan” ke kolom “Baru saja Dikerjakan” untuk menandakan kamu Baru saja memulai pekerjaan tersebut.
5. Tinjau ulang papan kanban
Sistem kanban bisa membantumu memvisualisasikan proyek secara keseluruhan. Jadi, Meskipun demikian demikian proyek atau pekerjaan Sudah selesai, kamu masih bisa meninjaunya kembali.
Hal ini dapat membantumu untuk evaluasi. Misalnya, menentukan tugas mana yang Sangat dianjurkan dilakukan terlebih Pada Di masa lampau Supaya bisa tugas lainnya bisa lanjut dikerjakan. Bisa Bahkan kamu mengevaluasi kembali kuantitas pekerjaan, apakah Berlebihan atau cukup.
Dengan meninjau ulang papan kanban secara rutin, kamu bisa menemukan di mana letak hambatan dan tantangan terhadap pekerjaanmu.
Dengan mengetahui Tips menerapkan metode kanban untuk pekerjaan atau proyek, kamu tidak hanya bisa Mengoptimalkan produktivitas, tetapi Bahkan bisa mengevaluasinya. Selamat bekerja!
(rti/rti)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
