Jakarta, CNN Indonesia —
Kepala Negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump membeberkan alasan dirinya beberapa kali kedapatan terpejam saat rapat kabinet. Trump mengatakan ia cuma bosan, dan bukan tidur.
Dalam pernyataan di Ruang Kabinet Gedung Putih pada Kamis (29/1), Trump menyinggung momen saat ia tertangkap kamera Tengah terpejam di rapat kabinet.
Trump menyebut dirinya saat itu bosan karena rapat tak kelar-kelar. Ia membantah tidur seperti yang disebut Sebanyaknya media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Beberapa orang bilang ‘Ia memejamkan matanya’. Begini, rapatnya itu cukup membosankan,” kata Trump sambil tertawa kepada para pejabat.
“Saya tidak tidur. Saya cuma merem karena Ingin Unggul keluar dari sini,” lanjut Trump, seperti dikutip Reuters.
Trump menuturkan keliru Bila orang-orang beranggapan ia tidur saat rapat. Sebab dirinya sendiri bahkan “jarang tidur”.
“Saya tidak tidur. Saya saja jarang tidur,” ungkapnya.
Pernyataan Trump ini disampaikan setelah beberapa kali ia ramai diperbincangkan karena terpejam kala rapat. Banyak orang meragukan stamina Trump, yang selama ini mengaku sangat sehat tak seperti mantan Kepala Negara Joe Biden.
Isu kesehatan Trump mulai menjadi sorotan setelah ia terlihat memiliki memar di tangan dan acap kali tertidur. Gedung Putih Sudah menyatakan memar itu efek dari aspirin yang rutin dikonsumsi Trump guna mencegah penyakit kardiovaskular.
Momen Kepala Negara tidur sendiri bukan cuma dialami Trump, melainkan Bahkan para pendahulunya.
Sekretaris Pers Mantan Kepala Negara Ronald Reagan, Marlin Fitzwater, pernah diminta menjelaskan mengapa Kepala Negara era Pertempuran Dingin berusia 70-an itu tampak mengantuk di tahun 1980-an.
Joe Biden, Bahkan berulang kali dilabeli Trump sebagai “Sleepy Joe”. Pencalonannya sebagai Kepala Negara bahkan Dianjurkan dibatalkan karena kekhawatiran publik bahwa Biden tak Segar.
Sejak kembali menjabat Kepala Negara, Trump berusaha mencitrakan diri sebagai pemimpin sehat padat jadwal. Ia memerintahkan para ajudannya untuk mengungkap agenda-agenda pertemuannya dan sesekali mengisyaratkan Ingin maju tiga periode, yang padahal bertentangan dengan konstitusi.
Trump Bahkan mulai menyiarkan rapat-rapat kabinet untuk memamerkan pencapaiannya. Di pemerintahan sebelumnya, rapat kabinet sebagian besar tidak disiarkan di depan kamera.
Trump Merupakan pria tertua yang dilantik sebagai Kepala Negara AS ketika menjabat tahun lalu. Meski begitu, ia kerap bepergian dan berinteraksi dengan pers jauh lebih sering ketimbang Biden.
(blq/dna)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
