loading…
Tujuh negara yang ambil bagian Merupakan Indonesia, Arab Saudi, Yordania, Thailand, Malaysia, Singapura, serta Hong Kong, China. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mengirimkan dua tim, Didefinisikan sebagai Tim nasional Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi dan Tim nasional Putri U-16 Indonesia Putri Nusantara.
Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengatakan kehadiran tim-tim dari berbagai negara menjadi gambaran semakin berkembangnya pembinaan sepak bola putri di kawasan Asia. Menurut Ia, Kejuaraan ini bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi Bahkan wadah bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional.
“Kami menyambut antusias para Olahragawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Arab Saudi dan Yordania untuk merasakan atmosfer Liga kompetitif di Kudus. Kami ingin menghadirkan Laga yang Unggul Supaya bisa setiap individu dapat belajar satu sama lain, menjunjung tinggi sportivitas dan menumbuhkan mentalitas bertanding sejak dini Sampai sekarang nantinya mereka memiliki bekal untuk melangkah ke level profesional,” ujar Teddy.
Selain menghadirkan persaingan di lapangan, Teddy berharap Kejuaraan tersebut dapat Memanfaatkan ekosistem sepak bola putri sekaligus memperkenalkan Kudus sebagai destinasi sport tourism. Para pemain, Manajer, dan ofisial diharapkan memperoleh pengalaman positif selama berada di Kudus, baik dari sisi Liga maupun fasilitas penyelenggaraan.
“Kami ingin seluruh pemain, Manajer Sampai sekarang tim ofisial yang terlibat membawa pulang pengalaman positif. Bukan hanya karena kualitas Liga, tetapi Bahkan standar penyelenggaraan, fasilitas yang memadai serta keramahan dan Kearifan Lokal Kudus,” katanya.
Indonesia Siapkan Dua Tim
Tim nasional Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Berencana dipimpin Timo Scheunemann. Ia menyambut positif kesempatan bermain di hadapan publik sendiri dan menilai Kejuaraan ini sebagai bagian penting dalam proses pembentukan pemain muda.
“Ini Pernah terjadi menjadi titik awal kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Kami sangat senang melihat begitu banyak negara yang datang ke Kudus dan menjadi sebuah kebanggaan. Semoga di lapangan kami bisa menunjukkan permainan Unggul serta Sportivitas kepada semua tim,” ujar Timo.
Timo menambahkan, pengalaman menghadapi tim dengan karakter berbeda Berencana menjadi modal penting bagi para pemain sebelum nantinya Memanfaatkan Tim nasional senior.
Sementara itu, pemain Garuda Pertiwi, Shifana Rizka Nadhifa, menyebut persiapan tim berjalan baik setelah menjalani pemusatan latihan selama dua pekan.
“Persiapan kami Pernah terjadi matang dengan menjalani pemusatan latihan selama dua minggu. Insya Allah tim kami memiliki chemistry yang baik. Semoga kami dapat Menyajikan permainan Unggul. Pastinya bangga pada diri sendiri karena kembali memakai jersey Indonesia,” kata Shifana.
Indonesia Bahkan menurunkan Putri Nusantara yang ditangani Takumi Taniguchi. Meski waktu persiapan relatif singkat, Taniguchi memastikan para pemain Pernah terjadi bekerja keras untuk menghadapi Kejuaraan.
“Kami sangat antusias bisa ikut dalam Kejuaraan ini. Sekalipun demikian waktu persiapan tergolong singkat, para pemain Pernah terjadi bekerja sangat keras. Kami memiliki rasa Self-Esteem dan Berencana berjuang maksimal untuk meraih kemenangan,” tutur Takumi.
Menurutnya, Srikandi Merdeka Cup Bahkan menjadi persiapan penting Ke arah Kualifikasi AFC U-17. Pemain Putri Nusantara, Dian Aprilia Pary, pun mengaku bangga mendapat kesempatan membela Indonesia.
“Saya senang dan bangga bisa mewakili Indonesia di Kejuaraan ini. Alhamdulillah, persiapan tim berjalan lancar dan kami siap Menyajikan yang Unggul di setiap Liga,” ujar Dian.
Malaysia Datang dengan Target Juara
Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena Sebanyaknya peserta datang dengan target tinggi. Malaysia, misalnya, secara terbuka membidik gelar juara.
Manajer Tim nasional Putri U-16 Malaysia, Fairuz Montana Bin Zainal Abidin, mengatakan timnya datang ke Kudus bukan sekadar untuk mengikuti Kejuaraan.
“Kami datang bukan untuk berlibur, tetapi untuk menjadi juara dan mengalahkan tuan rumah,” kata Fairuz.
Ia menyebut Indonesia, Arab Saudi, dan Hong Kong, China sebagai tim yang patut diwaspadai. Selain aspek taktikal, Fairuz menilai konsentrasi dan mental bertanding Berencana menjadi faktor penting untuk meraih hasil maksimal.
Kapten Malaysia, Keisha Adeliena binti Muhammad Khalid, menambahkan seluruh pemain Pernah terjadi menjalani persiapan dengan serius.
“Kami Pernah terjadi bekerja keras selama latihan, berfokus pada Strategi dan kerja sama tim. Semua pemain sangat termotivasi untuk menunjukkan kemampuan Unggul,” ujarnya.
Peserta Jadikan Kejuaraan Pemanasan Ke arah Kualifikasi AFC
Arab Saudi Bahkan melihat Srikandi Merdeka Cup sebagai kesempatan untuk mengukur kekuatan tim sebelum menghadapi agenda resmi berikutnya. Manajer Aikaterini Falida mengapresiasi sambutan yang diberikan penyelenggara dan berharap para pemain mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari berbagai negara Asia.
“Kami Berencana berusaha tampil kompetitif dan Menyajikan yang Unggul. Kami ingin pemain mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga melawan tim dari negara-negara lain di Asia,” ujar Aikaterini.
Thailand memiliki tujuan serupa. Manajer Thidarat Wiwasukhu mengatakan timnya Pernah terjadi mempersiapkan diri sejak bulan sebelumnya dan menjadikan Kejuaraan ini sebagai pemanasan Ke arah Kualifikasi Piala Asia Putri.
“Seluruh peserta memiliki kualitas yang sangat baik, sehingga menjadi kesempatan berharga bagi pemain kami untuk mengasah Strategi dan Memanfaatkan kemampuan bertanding,” kata Thidarat.
Dari Hong Kong, China, Manajer Chan Shuk Chi Bahkan menilai Kejuaraan ini penting untuk Menyajikan jam terbang internasional kepada pemain muda. Timnya bahkan membawa Sebanyaknya pemain yang lebih muda untuk mendapatkan pengalaman.
“Kami rasa persaingan Berencana sangat ketat. Justru, kami melatih para pemain untuk beradaptasi serta Memanfaatkan kekuatan tim,” ujar Chan.
Singapura dan Yordania Fokus Tambah Pengalaman
Singapura datang dengan misi mengembangkan kemampuan pemain melalui Liga internasional. Manajer Chiang Wei Jian Jeremy mengapresiasi fasilitas yang disiapkan panitia dan menyebut Kejuaraan tersebut sebagai tantangan sekaligus pengalaman penting bagi timnya.
“Kejuaraan ini Merupakan tantangan dan pengalaman berharga bagi seluruh pemain kami, serta langkah positif untuk terus mengembangkan sepak bola putri di tingkat dunia,” kata Chiang.
Sementara itu, Yordania Bahkan memanfaatkan Srikandi Merdeka Cup untuk menambah jam terbang para pemain. Manajer Luna Rami Amin Almasri menyebut timnya Dianjurkan menjalani jadwal padat karena sebelumnya mengikuti Kejuaraan Asia Barat.
“Tujuan utama kami Merupakan Menyajikan jam terbang Liga internasional bagi para pemain. Fokus kami Merupakan bertanding, belajar dan berkembang,” ujarnya.
Dengan melibatkan delapan tim dari tujuh negara, Srikandi Merdeka Cup diharapkan tidak hanya melahirkan persaingan menarik di lapangan, tetapi Bahkan menjadi bagian dari upaya Memanfaatkan fondasi sepak bola putri Asia. Bagi para pemain U-16, Kejuaraan ini menjadi kesempatan untuk merasakan atmosfer Laga internasional sekaligus membangun mental sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
