Bisnis  

Konsumen Meikarta Resah Belum Dapat Refund, Bos Lippo Jawab Ini


Jakarta, CNN Indonesia

Bos Lippo Group James Riady merespons keresahan konsumen Meikarta yang pekan lalu masih belum mendapatkan refund atau pengembalian dana.

James mengklaim hampir seluruh konsumen Pernah terjadi menerima unit apartemen Meikarta. Tidak ada konsumen yang belum mendapatkan unit apartemen sesuai perjanjian.

“Tidak ada yang belum terima (unit apartemen) sesuai dengan perjanjian,” kata James di acara Forum Peningkatan Integritas Pejabat Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di BPSDM Kemenkum RI, Jakarta, Minggu (1/2) dikutip Detikproperti.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara kemudian menambahkan pembayaran refund konsumen Meikarta Pernah terjadi dilakukan dalam dua tahap.



Untuk proses pengaduan refund Meikarta, Kementerian PKP Membantu lewat layanan aduan konsumen BENAR-PKP (Bantuan Edukasi dan Asistensi Ramah untuk Pengaduan Konsumen Perumahan).

“Sebelumnya ada 2 tahap yang kemarin dari Pak James, jadi kami ada BENAK-PKP dan kami Sebelumnya sampaikan Sebelumnya ada dua tahap pembayaran kepada konsumen (refund), silakan cek ya,” ujar Ara.

PT Mahkota Sentosa Utama selaku pengembang Apartemen Meikarta mengklaim lebih dari 3.600 unit Pernah terjadi diserahkan, serta lebih dari 16.500 unit diselesaikan sepanjang 2025.

Justru ternyata masih banyak konsumen Meikarta yang resha karena belum mendapatkan refund maupun unit. Konsumen yang terbagung dalam Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta (PKPKM) bahkan mendatangi kantor Kementerian PKP pada Selasa lalu (27/1).

Ketua PKPKM Yosafat Erland mengatakan pihaknya meminta kejelasan soal nasib konsumen yang belum mendapatkan refund, sementara Kementerian PKP berencana Berniat membangun rumah susun (rusun) Bantuan Pemerintah sebanyak 100 ribu unit di Meikarta.

“Sebelumnya Ingin setahun ini (belum dapat refund) tiba-tiba muncul berita bahwa Kementerian PKP Berniat membangun rusun Bantuan Pemerintah di Meikarta. Jadi kami bertanya-tanya nasib kami ini bagaimana? Apa masalah kami selesai atau enggak,” ucap Yosafat.

(pta)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version