Jakarta, CNN Indonesia —
Kawasan wisata alam Guci, Kabupaten Tegal, kembali diterjang Bencana Banjir bandang.
Akibatnya, kolam air panas yang ada di kawasan ini hancur dan tiga jembatan di Tempat wisata putus.
Mengutip detik.com, pancuran kolam air panas di sana rata dengan tanah tersapu Bencana Banjir. Kerusakan yang terjadi cukup parah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bencana Banjir Besar Kali Gung menyebabkan pancuran 13 rata dengan tanah, jembatan besar Bahkan roboh. Pancuran Barokah Bahkan Pernah terjadi rata tanah, Pancuran Lima Bahkan sama. Jembatan gantung di pancuran lima Bahkan Pernah terjadi hanyut. Satu alat berat beko di pancuran 13 Bahkan hanyut,” kata Satgas Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Wisnu Imam, Sabtu (24/1).
Warga RT 04, RW 02 Desa Guci bernama Taufiq mengungkapkan debit air Kali Gung meningkat drastis secara tiba-tiba pada Jumat (23/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Terdengar suara gemuruh dari arah hulu sungai sebelum Bencana Banjir Besar menerjang kawasan wisata.
“Awalnya hanya hujan deras. Meskipun demikian tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Air langsung datang besar dan keruh,” kata Taufik.
Pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi tinggi air dilaporkan mencapai sekitar 7 meter. Jembatan tak mampu menahan derasnya arus bercampur lumpur dan pasir Sampai sekarang putus.
“Air naik sangat Murah. Jembatan yang biasa dilewati wisatawan tidak kuat menahan hantaman air yang membawa material lumpur dan pasir,” lanjut Taufik.
(agt)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
