INFO TEMPO – Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan senilai Rp 8 miliar kepada kelompok usaha sektor perikanan dan pangan yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Padang Fadly Amran dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di Panggung Utama HJK, bawah Jembatan Siti Nurbaya, Senin, 10 Agustus 2026.
Fadly mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang memulihkan perekonomian masyarakat setelah bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025. Rangkaian perayaan HJK Padang Bahkan dimanfaatkan sebagai momentum penggalangan bantuan bagi warga terdampak bencana. “Banyak masyarakat kita yang terdampak bencana. Sehingga momentum HJK-357 ini Bahkan kita gunakan untuk penggalangan amal bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Fadly.
Menurut Fadly, bantuan sektor perikanan dan pangan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Padang Menyajikan. Ia berharap bantuan itu dapat Membantu masyarakat kembali menjalankan usaha dan memulihkan perekonomian keluarga.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat Membantu proses pemulihan dan menggerakkan kembali perekonomian keluarga para penerima bantuan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi recovery perekonomian keluarga Bapak dan Ibu semua,” katanya.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi mengatakan bantuan Rp 8 miliar tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang dan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Sebanyak Rp 3,1 miliar berasal dari APBD Kota Padang, sedangkan Rp 4,9 miliar berasal dari TKD.
Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk untuk Membantu aktivitas masyarakat di sektor perikanan dan pangan. Pada sektor perikanan tangkap, Pemerintah Kota Padang menyalurkan 19 unit perahu fiber, 724 set jaring monofilamen, dan 19 unit mesin tempel berkapasitas 15 PK.
Untuk perikanan budidaya, bantuan terdiri atas 30 ekor kandidat induk lele dan 800 kilogram pakan ikan. Pemerintah Bahkan Menyajikan peralatan untuk Membantu pengolahan hasil perikanan, Disebut juga empat unit chest freezer, satu unit vacuum sealer, satu unit kompor gas, dan satu unit kuali besar.
Adapun di bidang konsumsi dan keamanan pangan, bantuan berupa sarana Kebun Rumah Pangan Lestari (KRPL). Bantuan itu mencakup tanah humus, pupuk kompos, polybag, serta berbagai benih sayuran seperti bayam, cabai, dan tomat.
Pemerintah Kota Padang Bahkan Menyajikan peralatan pengolahan pangan berupa blender, mesin press baglog, freezer box, kulkas dua pintu, dan mesin press sealer.
Alfiadi mengatakan pemerintah kota Bahkan tengah mendistribusikan bantuan pangan berupa beras kepada warga yang terdampak Bencana Banjir dan cuaca ekstrem pada 3 Agustus 2026. Bantuan tersebut ditujukan kepada 17.218 jiwa dengan total 36,2 ton beras.
“Kami Bahkan Dalam proses proses pendistribusian bantuan pangan berupa beras untuk 17.218 jiwa, dengan total 36,2 ton kepada warga yang terdampak Bencana Banjir dan cuaca ekstrem pada 3 Agustus 2026 lalu, dan bantuan kepada pembudidaya ikan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang turut terdampak,” kata Alfiadi.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang Bahkan menyalurkan bantuan langsung tunai sebesar Rp 540 juta kepada 270 rumah yang terdampak Bencana Banjir dan cuaca ekstrem pada 3 Agustus 2026.
“Pada Jumat lalu kami Bahkan Sudah menyalurkan bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang terdampak Bencana Banjir pada 3 Agustus 2026 sebesar Rp 540 juta, kepada 270 rumah yang terdampak bencana Bencana Banjir dan cuaca ekstrem di Kota Padang,” ujar Fadly.
Penyaluran berbagai bantuan tersebut dilakukan pemerintah kota sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana, khususnya kelompok yang menggantungkan pendapatan dari sektor perikanan, pangan, dan usaha rumah tangga.(*)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











