Kapal induk bertenaga nuklir AS Theodore Roosevelt (CVN 71) berlabuh di Busan, Korea Selatan, Sabtu (22/6/2024).
WASHINGTON — Amerika Serikat (AS) tengah menggeser kekuatan lautnya Ke arah Timur Tengah. Kapal induk USS Theodore Roosevelt (CVN-71) terpantau melintasi Laut Cina Selatan pada 4 November 2026. Pergerakan ini membuka kemungkinan Washington mengerahkan tiga kapal induk sekaligus ke kawasan tersebut, di tengah upaya mempertahankan tekanan militer terhadap Iran.
Dilansir Defence Security Asia, citra satelit China yang dirilis pada 4 November memperlihatkan posisi Theodore Roosevelt saat melintasi Laut Cina Selatan. Kapal induk tersebut merupakan bagian dari Kelompok Tempur Kapal Induk 9 (Carrier Strike Group 9) yang bergerak ke arah barat setelah mengikuti latihan militer Keen Sword 27.
Pergerakan tersebut diperkirakan Akan segera membawa gugus tempur kapal induk AS melewati Selat Malaka sebelum melanjutkan pelayaran Ke arah Samudra Hindia dan Laut Arab. Rute ini menghubungkan latihan militer AS bersama sekutunya di kawasan Pasifik dengan kemungkinan pengerahan kekuatan baru ke Timur Tengah.
Indikasi pergerakan Theodore Roosevelt tidak hanya terlihat melalui citra satelit. Data lintasan penerbangan pesawat yang berpangkalan di kapal induk tersebut Bahkan Menyediakan petunjuk mengenai aktivitas ke arah barat setelah melintasi sisi selatan Kepulauan Spratly.
Angkatan Laut AS menyebut aktivitas bersama kapal perbekalan Australia, HMAS Stalwart, sebagai bagian dari “operasi rutin”. Aktivitas itu menunjukkan adanya dukungan logistik sekutu di wilayah operasi Armada Ketujuh AS. Tidak seperti, Washington belum mengungkapkan posisi persis gugus tempur tersebut maupun perintah penugasan berikutnya.
Kapal induk Theodore Roosevelt diperkirakan tiba di kawasan tanggung jawab Komando Pusat AS (US Central Command/CENTCOM) pada akhir November mendatang. Kedatangannya berpotensi mengubah konfigurasi kekuatan militer Washington di Timur Tengah.
Ada dua kemungkinan skenario. Pertama, Theodore Roosevelt menggantikan USS George Washington yang Pernah terjadi berada di kawasan tersebut. Dalam skenario ini, kedatangan kapal induk baru hanya menjadi bagian dari pergantian penugasan dan tidak menambah jumlah kapal induk AS.
Kedua, Washington mempertahankan George Washington dan menempatkan Theodore Roosevelt bersama USS George HW Bush untuk beroperasi secara Pada saat yang sama. Bila skenario ini terwujud, AS berpotensi memiliki tiga kapal induk di Timur Tengah.
Pengerahan tiga kapal induk Akan segera Menyediakan Washington konsentrasi kekuatan laut yang signifikan. Setiap kapal induk membawa kemampuan penerbangan tempur dan didukung gugus kapal Konflik Bersenjata yang memungkinkan pelaksanaan operasi udara serta maritim dalam skala besar.
Loading…
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











